Sabtu, 05 September 2009
Dibaca oleh : 482 Orang
Menjelang pemilihan Ketua Umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional awal Oktober mendatang, suhu politik di Jawa Timur juga ikut memanas. Para calon bergiliran melakukan manuver untuk menggalang dukungan terhadap DPD II. Bahkan kubu Surya Paloh (SP) Jumat (4/9) tadi malam bertemu pengurus DPD II di Hotel Shangri-La Surabaya. Pengurus yang diundang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Maluku, Maluku Utara serta sebagian Kalimantan Timur.
“Yang diundang malam ini ketua dan sekretaris DPD II saja,” kata Sugeng Suprawoto, Ketua Tim Sukses Surya Paloh kepada wartawan di Shangri-La Hotel Surabaya. Forum yang dikemas buka puasa bersama ini juga menghadirkan Dr Rizal Sukma dari CSIS dan Indonesia Intelektual serta pengurus DPP Golkar Edison Betaubun untuk memberikan ‘pencerahan’ mengenai masa depan parpol. Dan tampaknya kubu Surya Paloh berusaha habis-habisan untuk menghadang Aburizal Bakrie alias Ical dalam perebutan calon Ketua Umum Partai Golkar. Salah satu senjata untuk melumpuhkan Ical adalah dengan AD/ART. Ical dinilai bakal terganjal pencalonan jika Munas menggunakan aturan sesuai AD/ART. “Jika berpegang AD/ART maka hanya dua orang yang bisa mencalonkan diri sebagai Ketum Partai Golkar yakni Surya Paloh dan Yuddy Chrisnandi,” kata Edison Betaubun. Politisi yang juga menjadi tim sukses pemenangan Surya Paloh ini menyatakan, mereka yang berhak mencalonkan sesuai dengan AD/ART adalah kader yang pernah menjadi pengurus Partai Golkar di semua tingkatan, atau menjadi pengurus organisasi yang mendirikan atau didirikan Partai Golkar selama satu periode penuh.
» No Comments
There are no comments up to now.
» Post Comment
|