Saksi Mega-Prabowo di Sejumlah Daerah Tolak Tandatangani Rekap Suara
Ditulis Oleh detikcom
Selasa, 21 Juli 2009
Selasa, 21 Juli 2009
Dibaca oleh : 568 Orang
Jakarta - Saksi pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto di sejumlah daerah menolak menandatangani berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres. Mereka menilai pilpres dipenuhi dengan berbagai kecurangan yang dikondisikan untuk memenangkan calon tetentu.
"Ada kesamaan pandangan dan pemahaman antara Tim Kampanye Nasional dan Tim Kampanye Provinsi dan Tim Kampanye Kabupaten/Kota tentang banyaknya masalah fundamental dalam Pilpres yang tak terselesaikan dengan baik. Di antaranya adalah DPT ganda dan berkurangnya jumlah TPS," kata anggota tim kampanye Mega-Prabowo, Arif Wibowo, kepada detikcom, Senin (20/7/2009) malam.
Menurut Arif, Pilpres tidak berlangsung dengan jurdil dan demokratis. Rekapitulasi penghitungan suara menjadi tidak bermakna ketika hak konstitusional warga negara dan berbagai pelanggaran serta kecurangan tak bisa diselesaikan dengan baik.
"Banyak dan variatif kecurangan yang terjadi sehingga mengkondisikan pemenangan calon tertentu," imbuh Arif.
Karena itu tim kampanye nasional Mega-Prabowo menyerahkan sepenuhnya kebijakan menyikapi hasil Pilpres di tiap daerah kepada tim kampanye daerah masing-masing.
"Rekapitulasi sebagai salah satu tahapan dalam Pilpres hanya dapat menghasilkan perolehan suara terpercaya atau sahih dan legitimate jika didasari oleh suatu rangkaian tahapan Pilpres yang jurdil dan demokratis," tandas Arif.
» 1 Comment
1"Kalah ya kalah aja" at Tuesday, 18 August 2009 11:48by dio
Beginilah sifat orang berjiwa KERDIL macam megawati dan bowo ini 4 tahun kedepan pun anda tidak akan terpilih lagi