Pengumuman capres dari konvensi Dewan Integritas Bangsa (DIB) akan diumumkan hari ini Selasa (31/3). Dari nama-nama yang ikut meramaikan konvesi independen tersebut, diprediksi tidak akan ada yang menarik minat parpol.
Ketua DPP Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun mangkir dari pemeriksaan KPK Senin (30/3) dengan alasan sibuk kampanye. Ternyata Jhonny bukan hanya sibuk kampanye, tapi ketidakhadirannya itu juga dikarenakan Jhonny tidak mau disebut pahlawan kesiangan.
Jika PKS sudah membuktikan telah memutihkan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Partai Gerindra pun tak mau kalah. Dengan sekitar 250 ribu massa pendukung 'burung Garuda' akan menjadikan kampanye di Jakarta sebagai kampanye terbesar yang pernah ada.
Partai Demokrat (PD) menepis anggapan tidak hadirnya Jhonny Allen Marbun terkait pemanggilan KPK dapat menurunkan citra partai dalam memberantas korupsi. Bahkan PD menilai ada unsur politis yang sengaja digulirkan pihak tertentu untuk menggembosi.
Seruan Sekjen PDIP Pramono Anung Wibowo agar jumlah parpol disederhanakan menjadi 7-8 parpol dianggap jangan cuma asbun atau asal bunyi. PDIP pun ditantang membuat aksi nyata.
Isu korupsi yang menempel Jhonny Allen Marbun, sangat kontras dengan slogan anti korupsi yang dikampanyekan SBY. Bahkan Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi Partai Demokrat (PD) itu bisa menusuk Ketua Dewan Pembinanya dari belakang.
Menneg PPN/ Kepala Bappenas Paskah Suzeta akan menjadi saksi pada persidangan Aulia cs. Namun JPU belum dapat memastikan kehadiran Bendahara DPP Partai Golkar itu di Pengadilan Tipikor Selasa (31/3).
Permintaan Wakil Ketua Panggar DPR Fraksi Partai Demokrat (PD) Jhonny Allen Marbun agar diperiksa KPK setelah pemilu legislatif 9 April dinilai tidak berdasar. Sebab KPK bisa memanggil Jhonny Allen pada masa tenang kampanye.
Puluhan bus telah disewa Gerindra untuk kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Senayan. Bus-bus ini menambah kepadatan lalu lintas di daerah Pasar Rebo dan Bambu Apus.
15 Ribu Massa Gerindra Goyang Senayan, PAN Berkampanye di Blok S
Selasa, 31 Maret 2009
Sekitar 15 ribu massa Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akan memenuhi lapangan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Partai Amanat Nasional (PAN) tak mau kalah dengan berkampanye di Lapangan Blok S.