Home arrow Pemilihan Presiden arrow Tim SBY-Boediono Ragukan Survei Puskaptis & IDM
Jun 23 2009
Tim SBY-Boediono Ragukan Survei Puskaptis & IDM Cetak E-mail
Ditulis Oleh okezone   
Selasa, 23 Juni 2009
Selasa, 23 Juni 2009
Dibaca oleh : 296 Orang

ImageJAKARTA - Tim kampanye nasional SBY-Boediono meragukan hasil survei yang dilakukan oleh Puskaptis dan Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap ketiga pasangan capres-cawapres. Tim meragukan menurunnya tingkat elektabilitas pasangan SBY-Boediono berdasarkan hasil survei kedua lembaga tersebut.

"Terlalu riskan untuk menyimpulkan bahwa tingkat elektabilitas SBY-Boediono mengalami penurunan signifikan dan JK-Wiranto dan Mega-Prabowo mengalami kenaikan signifikan," tulis Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Bima Arya Sugiarto, dalam rilisnya yang dikirimkan kepada okezone, Senin (22/6/2009).


Track record Puskaptis sebagai lembaga survei, menurutnya, dinilai sangat meragukan. Hasil survei Puskaptis seringkali meleset dari hasil real count KPU. Sebagai contoh, prediksi Puskaptis hasil Pilkada Sumatera Selatan, dan hasil survei Pilkada Jawa Barat. Kemudian yang terbaru adalah hasil survei Pemilu Legislatif 2009.


"Selain itu perlu dikritisi metodologi Puskaptis yang meliputi validitas survei, sebaran demografis responden, dan profil responde tak pernah dijelaskan secara gamblang," papar Bima lagi.


Sementara untuk IDM, Bima mencermati metodologi penarikan sampel yang harus dipertanyakan. Pasalnya IDM tidak menggunakan teknik multistage random sampling secara murni. Metode ini merupakan gabungan teknik wawacara terhadap 1.550 responden melalui tatap muka dan telepon oleh pewawancara yang telah dilatih, dan melakukan wawacara melalui short message sevice kepada 497 responden.


"Gabungan beberapa metode penarikan sampel tersebut, jelas akan mempengaruhi tingkat akurasi hasil survei. Dan sulit untuk disimpulkan telah memenuhi sebaran demografis responden," katanya.


Diberitakan, hasil survei Puskaptis terbaru menunjukkan elektabilitas para pasangan capres. Mega-Prabowo dengan 22,17 persen, SBY-Boediono dengan 52,15 persen, dan JK-Wiranto 17,20 persen. Survei tersebut dilakukan pada 4-11 Juni lalu dengan jumlah responden 2.888 dan menggunakan metode multistage random sampling.


Sementara, IDM dalam survei tingkat elektabilitas-nya menghasilkan, Mega-Prabowo mencapai 44,3 persen, SBY-Boediono 30,43 persen, dan JK-Wiranto 13,2 persen. Survei ini dengan jumlah responden 2.047 orang.

» No Comments
There are no comments up to now.
» Post Comment
Email (will not be published)
Name
Title
Comment
 remaining characters
Captcha Image Regenerate code when it's unreadable