Jumat, 03 Juli 2009
Dibaca oleh : 1444 Orang
JAKARTA - Sindiran capres Jusuf Kalla kepada Susilo Bambang Yudhoyono soal iklan Pilpres Satu Putaran saat Debat Capres Final dinilai sebagai tikaman yang tak mampu dielakkan.
"Itu tikaman yang sangat luar biasa bagi SBY," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia Iberamsjah saat dihubungi okezone, Jumat (3/7/2009).
Sanggahan SBY yang tak mau mengakui iklan Pilpres Satu Putaran dianggap Iberamsjah sangat memalukan. Karena jelas-jelas iklan tersebut diproduksi oleh kubu SBY sendiri.
Dengan tidak diakuinya iklan Pilpres Satu Putaran tersebut, maka sudah tidak layak lagi bagi Denny JA selaku pembuat iklannya untuk mengatasnamakan SBY-Boediono.
"Berarti (iklan) itu siluman. Gerakan Denny JA itu gerakan ilegal," tukas Iberamsjah.
» 11 Comments
1"pusing" at Monday, 06 July 2009 09:04
maaf banget saya sebagai pelajar,,, ingin berpendapat mungkin sajah saya salah atau bagaimana.... tapi seharusnya jusuf kalla jangan terlalu berlebihan membuka aib pak SBY saat melakukan tanggu8ng jawabnya dalam pemerintahan.bagaimanapun JK adalah wakil presiden (SBY) berarti JK pun ikut terlibat dengan hal tersebut dan secara tidak langsung JK membuka AIBnya sendiri...... maaf apabila ada kata kata yang tersinggung karna saya adalah seorang warga negara yang hy meminta keadilan
2Comment at Tuesday, 07 July 2009 08:54
bagi saya pak JK menyampaikan apa adanya. berbicara sesuai dengan realitas, menyampaikan apa adanya. sekarang saatnya indonesia butuh pemimpin yang mampu berbuat cepat, tepat, bukan retorika belaka
3Comment at Tuesday, 07 July 2009 08:56
SBY kan pengantinnya, kalo Deny JA dan Tim Sukses bagian yang ngawalin pengantin. Ya maklum lah kalo pengantin gak tahu banyak kalo yang ngawalinnya bawa poster yang bertuliskan "Satu Putaran saja" dari sekian poster. Itu hanya kekhawatiran JK saja karena khawatir kalah. saya rasa rakyat memang pengen pilpres ini cepat selesai biar gak banyak duit kebuang... txs
4Comment at Wednesday, 08 July 2009 02:48
to WULAN : bego lo y ?? g usah ikut komen kalo g ngerti !!
5"MR" at Wednesday, 08 July 2009 02:50
Saya Tidak sependapat dengan debat yang di laksanakan baru2 ini, karena di debat itu kebanyakan membuka aib daripada menonjolkan Visi dan MIsi dari masing2 kandidat. bagi saya siapapun yang menang bukan karena debat itu tp karena kharisma dari kandidat itu sendiri.
6Comment at Wednesday, 08 July 2009 02:55
Daripada menjelekan....lebih baik FOKUS ke rencana2, visi misi bila terpilih jadi presiden... jangan-jangan memang visi misinya hanya mengkritik pekerjaan orang lain dan bahkan teamnya sendiri...gileee...mau dibawa kemana nih negara...
7Comment at Wednesday, 08 July 2009 02:55
iya, kalau saya sih selaku warga negara pilpres satu putaran aja, biaya besar persoalan banyak, cepat selesaikan enak... gitu lho
8Comment at Wednesday, 08 July 2009 12:05
Lebih baik buka-bukaan aib biar kita tau kejelekannya daripada yang terlihat bagusnya aja (Ja iM) lagian juga biaya pilpres dua putaran itu nga seberapa dibandingkan kalau terpilih pemimpin yang tidak tepat.
9Comment at Wednesday, 08 July 2009 15:03
setiap orang berhak untuk mengutarakan komentar atau pendapatnya, terlepas mengerti atau tidak orang tersebut akan akar permasalahannya. saya pikir anda tidak berhak mengatakan orang lain bego atau tidak mengenai komentarnya, itu sama saja anda melanggar hak asasi orang lain.
10Comment at Friday, 10 July 2009 09:27
to BARTO : betul kok kata wulan, jgn ngomong kotor donk.. emg JK bapaklo ?
11Comment at Friday, 24 July 2009 10:02
to barto km jangan suka bilang bego ma wulan karena dia masih dalam pembelajaran mengeluarkan pendapatnya.
» Post Comment
|