Selasa, 07 April 2009
Dibaca oleh : 3622 Orang
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) akan menindaklanjuti munculnya grup dalam jaringan pertemanan di dunia maya, Facebook, yang menggunakan nama "Say No!!! to Megawati".
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Pramono Anung, Senin (6/4) siang, mengatakan, keberadaan grup dalam Facebook itu merupakan bagian dari upaya mendiskreditkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. PDI Perjuangan, kata Pramono, akan segera melaporkan komunitas itu kepada pengawas pemilu. "Pasti itu merupakan black campaign yang dilakukan dengan sangat terbuka. Dalam UU Pemilu, pelaku bisa diancam pidana pasal 270 dengan hukuman 24 bulan. Kami meminta Bawaslu menyikapi hal ini karena ada upaya mengadu domba," kata Pramono saat dihubungi Kompas.com, Senin. Laporan kepada pengawas pemilu akan segera dilayangkan PDI Perjuangan. Selain itu, partai berlambang banteng moncong putih itu juga akan membentuk tim guna melacak siapa yang menggagas komunitas itu. "Karena sudah sangat kasar, dan tidak sesuai dengan prinsip demokrasi. Kita boleh bersaing, tapi harus secara sehat," ujarnya. Ia pun menduga, komunitas itu sengaja dibuat oleh lawan politik Megawati.
» 111 Comments
1"commentq" at Tuesday, 07 April 2009 10:39
no comment... tapi dg catatan bu mega jg hrs fair menerima segala macam kritikan..ga boleh panas hati y...
2"arrggghhhg" at Tuesday, 07 April 2009 11:27
laawan politik gmn?? jelas2 atas nama individu.. dan semua coment2 di facebook mencerminkan individu masing2 bukan partai politik
3Comment at Tuesday, 07 April 2009 13:28
Seharusnya "Bu Mega" bersifat lebih dewasa, layaknya negara demokrasi, pertenteangan pendapat itu biasa. Jadi,,,,,,,,,, Bu mega Kalo gitu caranya saya yakin bakal tambah turun kredibilitasnya. dan buat g punya "SAY NO TO MEGAWATI", Saya dukung dan bakal ada 1000 blog lagi untuk menentang megawati
4"dewasalah" at Tuesday, 07 April 2009 19:44
megawati tuh kayak anak kecil....masak kalah dalam capres 2004 aja ,ngambek...nggak mau menerima kekalahan...berbesar hatilah ....dalam sebuah pertandingan pasti ada yang menang dan kalah...SBY dengan rendah hati mengajak silahturahmi dengan megawati...itu sudah membuktikan SBY berjiwa besar...harusnya yang kalah yang memberi selamat...berjiwa besarlah...tunjukkan bahwa anda layak untuk memimpin....bukannya menjelek jelekkan lawan politik...itu malah mendiskreditkan megawati sendiri...
5"dewasalah" at Tuesday, 07 April 2009 19:50
bu mega seperti anak kecil,berjiwa besarlah dalam berpolitik...dalam sebuah pertandingan selalu ada yang menang dan kalah....bu mega dalam berkampanye selalu menjelek jelekkan pak sby...itu justru menurunkan kredibilitas bu mega sendiri...hidup sby....
6"euhh" at Tuesday, 07 April 2009 22:04
jngan cma bsa kritik hsil krja orng lain ajj liat dlu pkerjaan sndri udh bner bluum
7Comment at Wednesday, 08 April 2009 07:18
Dalam hal ini Bu Mega betul tindakannya,jadi segala bentuk hal-hal yang merugikan citra Bu Mega harus ditindak lanjuti secara HUKUM,dan nggak usah bergunjing ke sana sini,Biarlah Hukum yang menyelesaikannya.Memang itulah kalau tidak ada rasa sirik itu bukan manusia namanya,Bu Mega harus berpikiran jernih menghadapi masalah ini.Horasss..
8"President" at Wednesday, 08 April 2009 08:11
Emang Megawati gak punya konsep memimpin, di stir Mulu Indosat dan BUMN vital dijual ama lu punya mentri, kalau seorang pedagang jadi mentri BUMN ya maunya jualan melulu, kagak ngerti dampak nya kepada stabilitas dan kerahasiaan negara,.apa lagi yang lu mau jual, satu persatu pulau mau di gadai?. inget babah lu dipenjara ame tuh belanda .untuk ngeberjuangin nyang namenye endonesie inget lu?. Diam Itu Emas saat emang kite harus diem ya bener,tapi lu mesti inget Bicara itu berlian saat qt mst ngmg
9"bull" at Wednesday, 08 April 2009 08:42
hahahahahahahah...gt aja ngadu......itu terbukti yang suka ma grup itu banyak..... banyak kritikan di group itu,,,harusnya malah bersyukur gt..... bisa mendapatkan informasi....masyarakat memandang mega itu gmn?????jd bisa buat instropeksi.....saya tidak setuju kalo mpe di penjara yang bikin grup.......kasihan... itu curahan individu bukan atas nama parpol.....ok....... lambang PDI p mirip shop builder di luar negeri....toko yang bergerak di jasa penjualan pernak pernik banteng........
10Comment at Wednesday, 08 April 2009 09:01
kenapa ndak ngaduin penjualan aset2 negara ???? itu jg merugikan rakyat. SAY NO TO MEGA kok Black Campaign?? daripada ngaduin mending instrospeksi diri dulu kenapa sampe ada Grup kayak SNTM giliran dikritik malah marah2... gmana kami mo pilih kalo mentalnya seperti itu ?? sudah makin jelas ..........
11"Mr" at Wednesday, 08 April 2009 09:11
Dear Ibu Mega, Jangan buat kesalahan terus bu : 1. Ibu berkampanye menentang BLT 2. Ibu berbalik mendukung BLT Ibu akan membuat kesalah ke 3 jika ibu menanggapi account facebook tsb, malah akan mem blow up dan menjadi media promosi utk account facebook itu sendiri, seharusnya ibu cukup membuat gerakan tandingan dngan say yes to mega dan meminta semua kader dan keluarganya untuk masuk ke account facebook tersebut...., dan saksikan apa yang terjadi....!!!
12"gtu aja da panik??" at Wednesday, 08 April 2009 10:25
G perlu langsung panik gitu. Wong Bu Mega ndiri jg sering ngritik orang
13"plisss dehhh..!!!!!!!!!" at Wednesday, 08 April 2009 10:44
knapa sihhhh ibu takut dikritik??? mgkritikk orang mau,,tp diritik koq protesnya berlebihan.???!!! ato karena yg disampaikan rekan2 semua itu benar adanya??!!! maaf,,bu mega dan sluruh pndkg PDIP, ini sdh bkn jaman orde baru dimana suara rakyat dibungkam habis2an.. ini jaman demokrasi ,,seluruh rakyat Indonesia bebas bersuara..!!! memang hanya ibu saja dan partai anda saja yg berhak mengkritik orang..???!!! tolong introspeksi diri....!!!!!!
14"Comment" at Wednesday, 08 April 2009 11:05
Pak SBY...jangan mau kalah donk...buat lagi tandingannya di facebook 'Say Yes to SBY'...biar masyarakat tahu bagaimana nilai perbandingan 'Say Yes to SBY' dan 'Say no to Mega'....
15"Dokter" at Wednesday, 08 April 2009 14:11
Nah.. kalau udah ngomong baru ketahuan kebodohannya, salah sendiri kenapa banyak ngomong jadi ketahuan deh dulu di sekolahnya nilai2nya dibawah standard.. anak kecil juga tau. haa.haa Ibaratnya rangking No.1 SBY lawannya rangking 55 dari murid 50 orang haa..
16Comment at Wednesday, 08 April 2009 16:37
apaan tuc.... g ngerti
17Comment at Wednesday, 08 April 2009 21:27
ketahuan belang you nenek you orde baRU yang dulunya endak ada suara udah kami coba ternyata pembohong, tau ndak yang disampaikan orang2 tersebut memang benar kami maunya dengan pak SBY memberantas yang you tanam, kami ingin menanam bibit intelektual yang baik ke depan.
18""smangat.!"" at Thursday, 09 April 2009 06:05
ibu Mega, yuk berbesar hati dulu aja deh.kritikan suka ga suka, dukung ga dukung,seneng ga seneng. itu pasti ada. en kebeneran ini lagi yang ga diinginkan. nah, kalo emang ga suka kali dibuat seoerti ini. g mesti di usut dan bla..bla..ga penting buang-buang WAKTU. nah kalo ada yang begini, itu artinya ibu mega ada yang memperhatikan, perkara positif negatifnya tanyakan pada HATI nurani, bener ga ni? kalo emang ga bener.yakin saja dan anghgap angin lalu. nah biar lebih ampuh lagi, bikin fb jg,s
19Comment at Thursday, 09 April 2009 07:32
Sepertinya Group Facebook Say no to Megawati ada yg aneh. Keponakan dan ada salah seorang teman saya, tidak pernah menjadi Fans di Group tersebut. Namun Account Facebooknya bisa masuk menjadi Supporter di group tersebut. Sepertinya ada pihak2 yang menggunakan cara2 Hacker untuk memperbanyak Jumlah Supporter di group tersebut. Silakan dicek apabila anda mempunyai Account Facebook dan tidak pernah merasa ikutan bergabung di group tadi, namun account anda tercantum sebagai member. Saya
20Comment at Thursday, 09 April 2009 09:24
HIDUP PAK SBY!!!
21"Mr" at Thursday, 09 April 2009 09:35
Megawati cuma bisa jual nama Soekarno Tapi kemampuannya gak ada apa apanya ,pensiun aja buu ! Momong cucu aja lebih cocok , gak usah ikut politik kalau cuma jual nama Soekarno doang
22"Siapa sebenarnya?" at Thursday, 09 April 2009 10:10
Sebenarnya yang keberatan PDI-P atau Bu Mega? Coba aja PDI-P bikin yang kayak grup itu... n lihat gimana hasilnya... itung2 belajar prediksi suara di dunia maya...
23"Khumaedi" at Thursday, 09 April 2009 10:12
Apakah ibu sudah lupa mengatakan bahwa diam itu emas, mengapa sekarang kok alergi dikritik kalau memang udah rezeki ibu untuk memimpin negara ini kenapa harus kebakaran jenggot (eh punya jenggot nggak ya) tenang tenang sajalah rezeki udah ada yang ngatur
24"Ngunduh" at Thursday, 09 April 2009 10:51
Bu? apa ini yang namanya "Ngunduh Wohing Pakarti", Ibu bisa menilai orang lain tetapi tidak bisa menilai diri sendiri. Malah ada orang yang mengatakan "Penilaian ibu sangat bertentangan dengan penilaian banyak orang".
25"Cermin" at Thursday, 09 April 2009 11:59
Kritikan merupakan cermin bagi orang yang dikritik, jika kita marah dikritik sudah pasti karena tidak ada yang baik pada kita, jadi kita harus berjiwa besar menghadapinya, jangan MENGKRITIK YES, DIKRITIK NO !
26"sebuah pesan" at Thursday, 09 April 2009 12:53
untuk bu mega dan pak pram, anda coba melaporkan grup SNTM artinya apa yang kawan2 katakan akan menjadi kenyataan : 1.bahwa anda dan partai anda tidak demokratis 2.pembuktian bahwa partai anda dan pemimpin anda tidak tahan krikitik 3.mental yang anda tunjukan adalah mental seorang penakut terhadap serangan 4.ingat teori counter attack...so siapkan format baru untuk melawan group itu tanpa harus menegasikan group STNM
27"taz" at Thursday, 09 April 2009 14:58
Gitu aja ko sewot bikin aja tandingan "SAY YES TO MEGAWATI" coba ada yang komen gak? saya jamin gak ada yang ikutan.
28Comment at Thursday, 09 April 2009 15:02
Jangan didengerin, Nangis aja bu
29"diskusi" at Thursday, 09 April 2009 15:26
SAY NO TO MEGA sama dengan jargonnya Cak Nur ISLAM YES PARTAI ISLAM NO. Apa bedanya ya? Dulu parpol-parpol Islam ngambek, eh nyatanya jargon itu masih hidup hingga kini. Artinya begini, biarkan aja BU MEGA yang kami sayangi, jargon SAY NO TO MEGA nggak banyak ko presentasinya. Artinya, Ibu tetap akan kami dukung jadi CAPRES 2009 nanti.....oke boss, don't panik women...kami di belakang IBU
30"Mr" at Thursday, 09 April 2009 15:56
Memang Mega itu bukan negarawan kok cuma ibu RT
31Comment at Thursday, 09 April 2009 16:54
mega lai..mega lagi...capek deh...masak aja loh di dapur
32Comment at Thursday, 09 April 2009 17:56
Saya setuju sama mas Dahlan, kenapa Bu Mega tidak buat group facebook \\\"say yes to mega\\\" aja. Jadi org2 bisa tahu seberapa banyak sih anggota forum tersebut. Kalo ga bisa nandingi \\\"say no to mega\\\" maka kredibilitas anda sudah jeblok, maka introspeksi diri itu perlu, jangan mengumbar omongan2 yang tidak bisa dipertanggung jawabkan, malu sama pendukung2 dan rival anda.
33"JON" at Thursday, 09 April 2009 18:34
BU.. MEGA... YANG SAYA CINTAI.... KENAPA HARUS ADA WONG CILIK... WONG GEDE... KITA SAMA2 ORANG KOK BU... KAPAN WONG CILIK JADI WONG GEDE... KALO DI CILIK KE TERUS.... KASIAN IBU YG WONG GEDE... DAMAI SELALU INDONESIA KU.... KALO MAU RIBUT JANGAN AMA WONG CILIK... TOH KALO TERNYATA YG NUCAPAIN WONG CILIK JUGA GIMANA DONG... BU....
34"Megewata oH Megawati" at Thursday, 09 April 2009 19:03
Ibu jangan macam-macam ada lebih dari 20rb orang pengguna blog yang punya hak untuk pemilih yang ada dalam dpt...kami tidak akan pernah mendukung megawati... anda berbeda dengan soekarno... tidak punya mental.... berapa BUMN lagi yang akan anda jual... sudah gagal masih belum puas... tidak malukah anda bu??? bikin malu keluarga soekarno aja...
35Comment at Thursday, 09 April 2009 20:23
Kok marah PDIP???? kalau PDIP kampanye khan juga menjelek jelekkan pihak lain... Introspeksi donk....
36Comment at Thursday, 09 April 2009 20:43
ngambek ya ...itu baru dikritik di internet yg bisa tecnologi doang yg tau .gimana SBY yg dikritik di tv semua bisa tau. makanya bu insaf dong....
37"hahahaha" at Thursday, 09 April 2009 20:47
aq cuma mau nyaranin jangan terlalu banyak ngomong bu.
38Comment at Thursday, 09 April 2009 21:31
bersabar bu. Tuhan yang Maha esa Maha tahu.
39Comment at Thursday, 09 April 2009 21:33
ya... cobaan. ada saja orang yang iseng
40"Relax aja bu.." at Thursday, 09 April 2009 21:53
Klo bu mega yakin dengan kekuatan partai sendiri pasti bu mega dan partainya ga bakal menggubris tindakan orang2 yg iri, dengki atau bahkan hanya sekedar iseng aja.... iya ga bu...????
41"s.Pd" at Thursday, 09 April 2009 22:00
walah walah mega mega,saya mau ngomong halus tak ubah jadi kasar karena sifat mega kamu ibu besar ngomong gak ada isinya dikritik marah terus mantan presiden kok gotu ngisin ngisini ayah nya,aku dulu ngan banget ama sukarno sekarang hilang deh gara gara mega .......
42Comment at Thursday, 09 April 2009 23:13
Belum jadi presiden ada yg gak suka sudah dilaporkan, kalau jadi presiden bisa kena cekal nih orang yg kontra cara politik nya.... :) Piece ah..
43"Sarjana" at Friday, 10 April 2009 00:33
koq facebook yang disalahin.... mikir dong ..... itukan situs yang bisa diakses semua orang di seluruh dunia ... artinya itu suara rakyat... kalo dikritik gitu aja ngambek .. itu tambahan bukti kalo mega bukan type pemimpin tapi cuman ibu2 yang cuman bisa bicara dengan emosi tanpa pake otak, bukti yang sudah nyata adalah cuma bisa jualin aset kalo ada masalah bangsa ... yah smua orang mah bisa klo kayak gitu... coba kreatip dong mecahin masalah dengan cara lain.... ngakunya pemimpin.
44Comment at Friday, 10 April 2009 07:21
Aduh buuu...gitu aja kok kebakaran jenggot?introspeksi diri dunk, makanya kalau kampanye jangan menjelek-jelekan orang lain. bagaimanapun hasil kerja seseorang kita harus hargai. Please berpikir jernih dan bersikap sabar, tawakal, dan ikhlas. jangan sampai membuat blunder lagi akibat salah berbicara dan tindakan yang menagkibatkan citra Ibu dan PDIP makin tenggelam karena rakyat indonesia sekarang sudah bisa melihat dan berpikir dengan jernih
45Comment at Friday, 10 April 2009 08:10
Ibu Mega saya pesan walaupun saya masih kurang dari segi agama dan masih muda usianya, tp tidak ada salahnya memberikan masukan kepada Ibu, mari kita lihat Perjuangan Nabi Muhammad SAW, di hina, di caci, di siksa tapi beliau tetap eksis mempejuangkan keyakinannya, jadi lebih mendekatlah kepada Allah SWT bu, banyak beristigfar dan berintropeksi diri, Merdeka...Jaya, bersatulah Indonesia, itu yang harus lebih di Camkan
46Comment at Friday, 10 April 2009 08:22
Bu Mega maaf, hanya hanya memberikan masukan untuk ibu walaupun usia saya masih muda tapi marilah kita Lihat perjuangan Nabi Muhammad SAW beliau dihina, dicaci, dimaki, disiksa, dianiaya tapi beliau tetap eksis dalam menyebarkan keyakinannya, jd mhn ibu perbanyak Istigfar dan lebih mendekatkan diri kepada Allah, negara kita jg sdg menjalani proses Demokrasi, bebas u/ mengemukakan pendapat, skrg kepanjangan PDIP (partai DEMOKRASI indonesia perjuangan), masih banyak yg hrs di perjuangkan
47"Sabar ya Buuuu" at Friday, 10 April 2009 08:29
Sabar ya Bu Mega ... terima kenyataan ini untuk bahan instruspeksi bagi PDI kedepan perlu lagi materi kampanye dikemas dengan baik, jangan menghujat ... masarakat sudah pinter mana yg baik dan mana yg jelek...
48"sabar" at Friday, 10 April 2009 09:47
yang sabar ya Bu Mega.. Terima kenyataan ini untuk dijadikan instrospeksi bagi Bu Mega atau PDI... masarakat sekarang sudah pada mengerti mana yg baik dan bermanfaat bagi mereka, BLT 200 ribu masih dibutuhkan masarakat kecil ... bagi Bu Mega memang tak ada artinya
49"Gitu aja kok ngambek" at Friday, 10 April 2009 10:29
ya sudah...gitu aja kok ngambek. kan nggak mesti semua orang suka. rakyat kan tahu pemimpin macam apa yang mereka kehendaki. kalau saya sih pilih pemimpin bukan karena anak si \\\"anu\\\" tapi karena kemampuannya. boleh nggak kalau saya usul?. ketua partainya di ganti ajah. kasian bu Mega pingin istirahat. pak sekjen dewasa sikit kek napa sih?. bikin sesuatu yang bermanfaat bagi rakyat biar partai anda disukai. ma\\\'af jangan ngambek peace.
50Comment at Friday, 10 April 2009 12:13
Hmm... Kenapa Ibu takut akan kritik? Coba Bu introspeski diri sebelum menjadi Presiden... patutkah saya menjadi seorang presiden kalau takut akan kritikan bukan kah kritikan itu membuat kta menjadi mawas diri mengerti akan kesalahan dan kemajuang yang kita buat selama ini? Ingat bu sejarah ORBA dimana presidennya takut akan kritik akhirnya membangun kekuasaan bukan membangun negara..
51"Rapp" at Friday, 10 April 2009 16:39
Mega, mega, jangan karna sampeyan putri Bung Karno lalu merasa punya kapabilitas jadi presiden. Anda adalah buah yang jatuh sangat jauh dari pohonnya!
52"Jiwa Besar" at Friday, 10 April 2009 16:39
Pemimpin harus berjiwa besar. Jiwa besar termasuk di dalamnya adalah kemampuan menerima kritik TIDAK HANYA MENGKRITIK. Kita harus mengakui prestasi-2 yg dicapai oleh para pemimpin, meskipun juga masih banyak yg harus dibenahi. Saya menghimbau kepada para pemimpin, HENTIKAN KEBIASAAN MENJELEK-JELEKAN ORANG LAIN.
53"comment banget..." at Friday, 10 April 2009 17:48
wa ha ha ha jika mau mengkritik maulah dikritik... ih... malu ihhh... kayak anak kecil... lucu... sebuah panggung politik untuk membangun bangsa pada kelahi sendiri bagaimana bangsa bisa maju kalo pemimpinnya seperti itu... kalo anda menyerang kepada pihak yang membuat facebook tsb, anda pasti akan diserang lagi oleh seribu orang yang mendukung facebook itu... berbesar hatilah...
54"wati" at Friday, 10 April 2009 17:49
mbok mega, cocoknya jadi guru TK aja. massanya yg dicari orang2 kampung dan orang miskin yg bisa di tipu2 aja. Kepala gak ada isinya. missi hanya cari kekayaan aja.
55"Gak tahu diri..." at Friday, 10 April 2009 18:09
Kalo Ibu Mega menyindir gak apa2.. kalo Ibu Mega disindir marah... kembali aja jadi balita bu...
56Comment at Friday, 10 April 2009 18:21
duhh.. jangan begitu bu !! Mungkin FB tsb merupakan Refleksi dari segala Argumen ibu terhadap PEMERINTAHAN. Boleh saja sebagai Kaum Oportunis, namun harus tetap menjaga etika dan estetika perpolitikan. . Semoga Ibu bisa mengambil sikap layaknya Alm Ir,Soekarno yang notabennya AYAH KANDUNG ibu sendiri.
57"SADAR DIRI DONK!!!!!!!!!!" at Friday, 10 April 2009 19:12
kalau kamu emang pmimpin yang baik,pasti kamu akan terima kekalahan,tapi ternyata tidak! kamu cuma ingin berkuasa ngga ingin jadi pemimpin,kamu merasa orang hebat yang mampu segalanya,padahal d saat kepemimpinan kamu justru aku nilai g BENER,di banding sekarang,jadi sadar diri donk jangan cuma bisa kritik doank!!!!!!!!
58"belum" at Friday, 10 April 2009 20:28
ah itu hanya orang iseng saja kali!!!!!! atau mega sudah ga punya pamor lagi sehingga dilecehin begitu aja.
59"ojo ngono" at Friday, 10 April 2009 21:49
namanya aja politik katanya politik itu kejam,saling mengkritik,sikut2an,jilat2an,injak2an ampe gila2an.ibu mega lama berkecipung dalam politik tapi ga paham apa itu politik.dunia maya ama nyta sebenernya ga jauh beda isi kritik yang disampekan emang bener dari hati.mangkanya kalo ga mau dijelekin orang jangan suka jelek2in orang .ni hukum karma belum lagi hukum adat hee
60"mini" at Friday, 10 April 2009 23:26
bayangkan bila mega tidak membawa nama besar ayahnya yg terhormat,dan bayangkan bila mega membawa nama suaminya mjd megawati taufik kemas.apa bedanya dia dg pengemis di pinggir jalan..tidak akan ada orang yg melirik dia...msh mending dilirik...bgmn klo diludahi???
61Comment at Saturday, 11 April 2009 00:57
kepada calon-calon legislatif dan capres..hendaknya memiliki sikap "siap menang tapi juga siap menerima kekalahan". pemilu sama seperti olahraga..ada menang ada kalah.. sabar ya bu mega...masyarakat sekarang udah pintar memilih.
62"SUPRI" at Saturday, 11 April 2009 02:15
Lebih baik saya turut berduka cita melihat org tuaku meninggal dari pada turut berduka cita atas banyak kecurangan PEMILU ?
63"OOT" at Saturday, 11 April 2009 05:51
Megawati mo nuntut?Ingat, masyarakat saat ini sudah cukup cerdas dan tau apa yang harus dilakukan, jadi saya pikir sayapun akan membuat komunitas seperti itu untuk ikut membuka mata hati rakyat. Selama ini pemilih PDIP mayoritas adalah penduduk pedalaman yang kurang melek teknologi, sehingga kurang update informasi. karena terbukti di perkotaan banyak yg pro pemerintah, memang dalam setiap masa memerintah tentu saja ada yang kurang tapi paling tidak ada perubahan ke yang lebih baik.
64"Mr" at Saturday, 11 April 2009 08:02
Tuh kan baru suruh Nyontreng aja, PDIP langsung melorot suaranya, itu tandanya masih banyak pendukung Mega yang buta huruf tak dapat pegang pulpen. Tak jauh beda dong, dengan Capresnya.
65Comment at Saturday, 11 April 2009 09:13
Nggak usah seperti orang kebakaran jenggot l. Itu mestinya jadi cermin bahwa memang banyak yg nggak suka dengan Beliau. Tahu diri-lah. Mau jadi pemimpin kok gampang marah?????
66"Ir" at Saturday, 11 April 2009 09:38
mestinya calon pemimpin bicaranya yang beretika dan berpikir dulu sebelum bicara dimuka publik, jangan seperi menjilat ludah sendiri seperti soal BLT, sampai kapanpun orang akan anti megawai kalau dia belum berubah jadi seorang hajah yang benar.
67"haha" at Saturday, 11 April 2009 11:25
itu kan cuma bwt nguji Mega aza... Panas nggak!! nih anggep aj tu bwt latihan nebelin kuping ha...ha...ha...
68""itu gue yg report"" at Saturday, 11 April 2009 11:30
hehe, gue juga ikutan report tuh,.. kalau berani ga usah pake facebook dun,.. orasi deh langsung ke lapangan, baru gue acungin jempol,.. lagian juga masyarakat indonesia udah pinter2 kalee,.. udah bisa nentuin apa yang baik untuk mereka,.. mau sby, mega, gus dur, atau siapa aja yang jadi presiden,.. it doesn't matter to me,.. satu hal yang pasti,.. mereka dipilih Tuhan untuk mimpin bangsa Indonesia 5 tahun kedepan,.. GBU,.. ^o^
69"doktor" at Saturday, 11 April 2009 11:43
bu jangan kelewatan lah ngaca dulu stiap ibu berkampanye selalu mengkritik orang tapi ga pernah ada yng nuntut tuh memang ibu ga pantes mimpin mungkin kontrak politik ga da artinya karena rakyat indonesia udah tw kayak gmn keadaan indonesia waktu ibu pimpin yang kita butuhin bukan janji sembako lapangan kerjaan bla bla bla yang kita butuhin integritas bangsa dan ga mungkin bisa didapet kalo pulau aja dijual berarti ibu ga punya nasionalisme makanya sekolah dulu baru jadi presiden
70"ek" at Saturday, 11 April 2009 12:07
Maaf ya bu Mega, Skarang ibu dan partai ibu ibarat orang yang berada dalam lumpur hidup semakin bergerak semakin tenggelam, itu semua disebabkan oleh tidak dewasanya ibu jadi pemimpin, ato emang karna sistem politik ibu yang buruk serta kader-kader ibu yang tidak cerdas.....pikirkan dulu sblm bertindak....
71"yun" at Saturday, 11 April 2009 12:17
Pemilu Legislatif baru usai perolehan sudah kita ketahui,siapapun pemenangnya adalah untuk rakyat. Kita sudah 10 tahun reformasi bergulir kenapa tidak ada tanda-tanda kemajuan.Karena kepentingan bukan untuk rakyat tapi untuk para elite. coba bayangan dengan cina reformasi 1987 dan dilanjutkan 1997, sunngug lauar biasa kemajuan ekonominya. Semoga pimpinan kita sadar jangan rakyat sampai kecewa. Trim,.
72"no one" at Saturday, 11 April 2009 13:02
memang benar sekarang sudah jaman demokrasi. demokrasi ya demokrasi... tapi ya jangan kebablasan. wajar kalau ibu mega melaporkannya, ya karena memang melanggar hukum. saya rasa ibu mega adalah pemimpin yang baik. jika saudara ingin memberi comment, mbok ya yang sopan commentnya. tidak perlu terlalu menjelek - jelekan namanya, stiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihan. saya rasa itu hal yang wajar.
73Comment at Saturday, 11 April 2009 14:04
masyarakat emang tahu klo bu Megatak bisa memimpin negri ini, apa yang harus diperbuat........... jangan cari kesalahan orang, berkacalah pada diri sendiri, lihat SBY ciri khas Jawa menonjol.
74Comment at Saturday, 11 April 2009 14:34
SBY itu PKS, Ibu Mega juga PKS, yang satu Presiden Keren Sekali yang lainnya Putri Keluarga Soekarno... Jadi jangan disuruh berantem dung... Facebook Say Yes To SBY..??? Kurang lengkap, harusnya SAY YESS TO SBY-HNW..!!!
75"Hihi" at Saturday, 11 April 2009 15:31
ya saya setuju semua pendapat diatas. Bu Mega tidak bercermin pada masa beliau jadi Presiden, prestasi apa bisa ibu banggakan pada waktu itu??? bersikaplah dewasa bu, apabila ibu kalah berarti RAKYAT INDONESIA TIDAK MENYUKAI KEPIMPINAN IBU dan ibu harus berlapang dada dengan kekalahan ibu. Lebih baik Bu Mega mengurus suami dan anak2 tercinta aja dirumah...
76Comment at Saturday, 11 April 2009 16:08
rasanya banyak yang gak suka dengan tampilnya tokoh wanita ... takut ketahuan belangnya kaum lelaki .... dasar laki-laki sukanya main keroyokan ... biarlah demokrasi berjalan tanpa intimidasi
77"darmawan" at Saturday, 11 April 2009 16:14
Bu mega, bu mega kasihan deh lho ditinggal masamu gara2 suka jelekin org padahal diri sendiri ra bener! Ngaca dulu ya jangan asal ngomong kalau ngak mau di kritik, dari hasil Pemilu udah jelas makin sedikit yang suka ama mega. Dari pada harus malu lagi mendingan ngak jadi nyalon presiden aja lebih aman. Untuk SBY salut dengan Kesabaran bapak wl aku lbh suka PKS semoga dewan dr demokrat dapat meniru PKS yg bersih OK
78"SH" at Saturday, 11 April 2009 23:25
Mba Mega jangan sampai terpengaruh dengan black campaign yang dibuat oleh orang yang tidak beetanggung jawab, yang bisanya hanya menjelek - jelekin orang melulu, jelas bahwa orang tersebut tidak mempunyai moral, saya kader PDI Perjuangan Kota Tangerang sepertinya risi kalau membaca berita tersebut, karena ayo lawan gue !!!
79"SH" at Saturday, 11 April 2009 23:30
Mba Mega lawan terus !!!
80""Jangan cuma bicara"" at Sunday, 12 April 2009 01:24
Duh bu mega ini gmn si!!!! cuma bisa bicara doang!!!!!! udh jelas waktu ibu mimpin gk ada perubahanima BLT tuh masih pny harga diri dari pada orang2 yg korupsi.... yang gak punya harga diri dan memalukan negara kita di mata dunia
81Comment at Sunday, 12 April 2009 08:30
Banyak yg jadi penasaran, dan akhirnya ikut gabung ke group SNTM....
82"free" at Sunday, 12 April 2009 10:25
dalam berpolitik memang segala cara seperti dihalalkan,berpolitik yang santunlah. kenapa mesti memojokan orang lain.AMANAH yang dipikul salah gunakan,dosa besar ingat itu
83Comment at Sunday, 12 April 2009 17:51
Bu Mega masa\\\' dengar ada nama account \\\"Say no to Mega\\\" aja kok panik .... Sedangkan Untuk SBY juga ada account sejenis \\\"Anti SBY\\\" tapi SBY ga panik tu menghadapinya ( santai aja lagi...) apa lagi sampai cerita gugat menggugat duuuh.... sepertinya lebih banyak hal-hal lain yang lebih bermanfaat untuk ibu lakukan daripada cerita gugat menggugat. Cobalah ibu sedikit bersikap dewasa dan bijaksana....... jangan mudah terpengaruh dengan hal-hal
84"comment" at Sunday, 12 April 2009 18:16
lho namanya demokrasi kan bebas mengeluarkan suara yang ada dalam benak kita.harusny ibu mega bisa mengambil sisi positifnya dg berusaha memperbaiki kekurangan dan kelemahan dalm dirinya.dan seorang pemimpin yang tidak bisa menerima kritikan berarti dia seorang yang masih sangat mementingkan egonya sendiri(seperti anak kecil).masa iya negara ini mo dipimpin anak kecil.apa jadinya.....????????
85"Mr." at Sunday, 12 April 2009 21:54
Halo.... demokrasi.... pernah denger gak bu? I guess not.
86Comment at Sunday, 12 April 2009 22:20
kenapa ya belum jadi presiden aja dikritik sudah ketakukan....mungkin dia takut gak ada yang milih dia...padahal orang seperti megawati memang tidak pantas di pilih sebagai presiden,,,,mimpin rumah tangganya aja belum tentu bisa apalagi mimpin sebuah negara bisa-bisa indonesia yang semula negara kepulauan menjadi negara satu pulau gara-gara ulahnya....
87"let the dog... guk..guk.." at Monday, 13 April 2009 00:47
smua orang berhak mengutarakan pendapat, daptarny ajah gratisan ga' pake syarat2 yg rumit.. kalow gak suka mah yaah.. biarin ajah atuh, di dunia nyata mungkin ... MUNGKIN...... lebih banyak lagi kaleee!!! sok ahh pa / bu / bro / sist....... jgn jangji doang, tunjukan prestasimu!!!!!
88"terima apa adanya" at Monday, 13 April 2009 07:30
terima dengan lapang dada apapun itu kritikannya,bangsa Indonesia pintar sudah tau mana yang jelek dan baik. RENUNGKAN jangan di GUGAT.....
89"intropeksi" at Monday, 13 April 2009 12:48
saya pikir , ibu mega mesti instopeksi diri, jgn hanya bisa ngritik orang lain, tapi di kritik ga mau,, cawpe dech...
90Comment at Monday, 13 April 2009 13:38
LHA MBOK YA BIKIN GROUP SENDIRI "SAY YES TO MEGAWATI" TRUS DILIHAT, BERAPA YANG IKUT. GITU AJA KOK REPOT.
91Comment at Tuesday, 14 April 2009 09:55
ya, saya pikir orang sekarang ini pinter ngomong doang, mengkritik orang tidak dengan bahasa yang santun kenapa ???? karena jaman sekarang orang bebas bicara, negara tidak bisa tenang karena orang seenaknya inilah reformasi yang amat sangat kebablasan. Hidup Ibu Mega tak perlu takut maju terus pantang mudur bersama PDIP
92Comment at Tuesday, 14 April 2009 22:35
lha ... mbok yo sudah yang legowo, kalo kalah yang mengaku kalah, jangan cari-cari kesalahan, duduk bersama dievaluasi , bagaimana supaya Indonesia kedepan dapat lebih maju dan sejahtera, begitu kan negarawan yang baik , ljanganlah mencari cara untuk menjatuhkan lawan, bagaimana nanti kalau jadi pemimpin , akankah lawan politiknya ditumpas semua ??????? Haaaaa ????!!!! Ya Allah berikan kesabaran pada para pemimpin-pemimpin politik ini biar negara ini dapat ayem tentrem.
93"apa weeeh" at Wednesday, 15 April 2009 14:01
ikutan akh...... ^_^
94Comment at Thursday, 16 April 2009 10:01
\\\\\\\\\\\\\\\"say no to megawati\\\\\\\\\\\\\\\& quot; ....... setuju yang jelas bagi saya DIA bukan tipe pemimpin yang pro rakyat... Faktor keturunan belum bisa dijadikan \\\\\\\\\\\\\\\"pat hokan\\\\\\\\\\\\\\\&quo t; (Kalau soekarno........ itu baru presiden) bersihkan dulu partai-partai dari orang yang korupsi, munafik, penjilat dulu.....
95"JATINING DIRI SEKO LATI" at Thursday, 16 April 2009 18:40
WELEH....WELEH ...MBAK MEGA NEK NGOMONG PLINTAT - PLINTUT, NGALOR - NGIDUL ORA TEGES.....CONTONE SING LAGI ANGET : MASALAH BLT. SAIKI NENTANG BLT...EHHH.SESOKE NGGAWE IKLAN DUKUNG BLT !! MANGKANE MBAK MEGA KUDU SINAU LAN MENGHAYATI TERUS LAKOKNO UNGKAPAN / FALSAFAH JOWO \\\" JATINING DIRI SEKO LATI !!\\\" ....TEMBUNG OPO KUWI...???
96"SNTM" at Thursday, 16 April 2009 22:07
Mbak Mega,kalo lagi pidato njelek2in SBY telunjuknya nunjuk2, coba sekali - kali telunjuknya itu diarahkan ke mukanya sendiri. Wek....... Rakyat sekarang pinter2 kok mbak, tetangga saya sekampung waktu kampanye PDIP ikutan semua,tapi dari 15 TPS di RW kami, PDIP nomor buncit,malah kalah sama PKNU (partainya pakdhe...).katanya sih,pada sebel sama mbak mega yang njelek2in terus waktu kampanye
97"anjuran" at Sunday, 19 April 2009 02:41
BEGINI SAJA MASYARAKAT ..... SAYA CUMA MENGINGATKAN .... HASIL APA YANG DICAPAI SEWAKTU JADI PEMIMPIN..... KENAPA NGGAK KITA DUKUNG PEMIMPIN YANG SUDAH BENAR-BENAR BAGUS DAN BAIK MENJADI PEMIMPIN ...... KENAPA MALAH MENENTANG HAL-HAL YANG JELAS SUDAH BAGUS..... INGIN MEMAJUKAN RAKYAT.....BUKAN HARUS JADI PEMIMPIN TETAPI BIASA DENGAN BERPARTISIPASI DENGAN PEMIMPIN YANG SUDAH BAIK ................BEGITU SAJA KOK REPOT.......................
98"st" at Sunday, 19 April 2009 22:22
Bu mega yang sabar ya, jangan dengarkan komentar-komentar pedas tsb, jangan patah semangat, tetaplah maju jadi capres. Walopun pasti kamu kalah. Kalo ibu mundur jadi capres, aku ga bisa lg denger orasi ibu yang kayake gak dipikir dulu itu. Bu kalo mo orasi bawa contekan aja. Kan ibu pasti kalah. Ibu harus ngaca juga, knp kok kalah lagi. Bu, kmu pantas jd presiden tp bolpointnya sutil, bukune wajan tintanya minyak goreng. Bu jadilah ibu rumah tangga yang baik. Ngabdi n layani suami
99Comment at Monday, 20 April 2009 20:01
http://mavericknetwork.biz/pr-communicat ions/2009/04/megawati-and-the-streisand- effect/ partai yang berisi bukan orang terpelajar akan mengambil langkah seperti ini dan tidak mengetahui atau mempertimbangkan apa yang dinamakan streisand effect untuk berbagai media di Internet, dimana internet umumnya memberikan informasi secara jujur dan langkah censorship akan mengakibatkan berbalik pada sendiri http://en.wikipedia.org/wiki/ Streisand%20effect
100"dentist" at Monday, 20 April 2009 20:20
To. Mega Sampun to bu Mega, gak usah berambisi jadi presiden. Sama dirinya sendiri aja gak pede, mau jadi capres. Kemana-mana selalu bawa nama bapaknya, kakeknya. Aduuuh, keliatan gak laku dijual kalo gak bawa nenek moyang yanbg berjasa bagi Indonesia. Jadilah diri sendiri, buat agar lebih berarti dengan usaha sendiri. Kita harus maju sama-sama. Kalo gak jadi, ya bok bantu dengan ide-idenya. Jangan nunggu jadi presiden baru mau bikin negara kita maju. Padahal 100% saya gak yakin bisa tuh?
101"Lim" at Thursday, 23 April 2009 08:24
Kenapa ya dari dulu bangsa indonesia selalu aja saling mencaci maki n menjelekkan satu sama lain....harus nya semua rakyat baik dari pimpinan pemerintah, parpol, DPR, dll itu lebih memikirkan solusi bagaimana bangsa indonesia ini bisa lebih maju, makmur n sejahtera n tolong lah bagi anda2 semua rakyat indonesia untuk menggunakan bahasa yang lebih sopan dalan berbicara atau menyatakan pendapat, saya yakin kita semua orang yang tau sopan satu n berpendidikan coba kita belajar menghargai orang lain
102"-" at Thursday, 30 April 2009 12:16
Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, suasana politik menuju panas. Mari kita ciptakan kesejukan dengan tidak mengangkat topik-topik yang berpotensi mempercepat pemanasan. Kita harus sadar dalam siatuasi yang seperti ini akan sarat dengan prasangka buruk. Sarana komunikasi ini mari kita fugnsikan untuk pendewasaan kita. Kita sudah dewasa tidak perlu Say No to Mega tau Say Yes to Mega atau Say No to SBY atau Say No to SBY. Lebih baik CICING alais NGAJEDOG alias DIAM dari memperkeruh.
103"Ikutan" at Thursday, 30 April 2009 20:59
Jgn sudutkan bu mega trus donk kaciaaan. Ayo pikirkan dulu koalisi kalo dah jd presiden semua bisa dilakukan. Mau tutup facebook,jual gelora BUNG KARNO,DE EL EL.
104Comment at Thursday, 30 April 2009 22:07
Istigfar atuh
105Comment at Friday, 01 May 2009 09:38
Sebelumnya saya merasa bangga degn demokrat.... Tp setelah menang, "sepertinya" demokrat agak lebai deh... Lihat saja golkar dan partai2 lainnya di permainkan sm demokrat, terlebih2 PG.. So, aq jd Ilfil ma kamu mas SBY.... Hidup daeng JK!!!!!!
106"Say No To MeGa ?" at Sunday, 03 May 2009 01:03
Say No To MeGawati kok malah pindah kesini, dari pesbuk ke koran online ini. Hati-hati penggagas pemilu-online.com ntar kena pasal...hiks
107"jiahahah~" at Thursday, 07 May 2009 15:15
ahahah~~ sumpah,,,sumpah,,, ngakak gw liad semuanya.... eehhehe~ >_ udauda,, , sabar aja buuu,, barti orang2 yg ada d FB ntu mw mncurahkan isi hatiny tentang bu mega (ce ela)... ehehhe~ nah, ibu juga kand bisa baca2,,, "apa xii kkurangan saiia"... ^^ peace ajjoh !~ -idup "ZAWA" !!!- ehehhe
108"SAY NO TO MEGAWATI" at Friday, 08 May 2009 09:35
harus nya megawati gak usah ngadu2 spt itt! itu kan namanya kritik,ya jadi harus sabar! dikit2 ngadu! klo memang megawati tidak disukai INDONESIA,ya sudah tidak usah mencalonkan diri... nanti malah gila & stress spt caleg! hahaha!
109"Dewasalah budhe mega" at Monday, 11 May 2009 10:46
budhe..sampun kados mekaten to, njenengan mangke lingsem piyambak lho.. dereng dados presiden kemawon sampun kakehan aturan , la nek sampun dados kepripun...? ngilo githok e piyambak rumiyin budhe...nggeh nopo nggeh.
110"LAPANG DADA AJA" at Monday, 11 May 2009 10:47
Klo mw maju hrs bisa menerima kritikan.. Sikap dewasa sgt di perlukan utk menanggapinya. Yah..wlw kritikannya kasar..tp itu apa adanya menurut pandangan masing2 individu. Ga akan ada asap kl ga ada api.. ada gejala krn dari mslh, dan ada kritikan karna ada byk yg perhatiin, ga mgkin bs sebayak itu yg mengkritik klo ga ada asal muasalnya pemikiran itu. Dgn ikutin perkembangan politik kita bs simpulkan sendiri kinerja ibu mega.. spt karakter ibu Megakarti di CALON PRESIDEN..
111Comment at Monday, 25 May 2009 18:22
Namanya juga kampanye... Pembenci Megawati kampanye membuat Facebook.. Megawati mengkampayeka diri dengan melapor Bawaslu... bagi grpupies Facebook Gak usah Meradang... sekali lagi namanya juga sama-sama kampanye..
» Post Comment
|