Home arrow Berita Politik arrow Loncat ke Gerindra, Permadi Digantikan Janet Musmih
Feb 06 2009
Loncat ke Gerindra, Permadi Digantikan Janet Musmih Cetak E-mail
Ditulis Oleh detikcom   
Jumat, 06 Februari 2009
Jumat, 06 Februari 2009
Dibaca oleh : 792 Orang

ImageJakarta - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Permadi yang loncat ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sudah ada penggantinya. Penggantinya bernama Janet Musmih.
 
Demikian dikatakan Ketua DPP PDIP Bidang Eksternal Informasi dan Komunikasi Daryatmo Mardiyanto dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (5/2/2009) malam.

"Terkait penggantian antar waktu, DPP PDI Perjuangan memutuskan untuk mengganti Permadi, anggota F-PDI Perjuangan di DPR RI yang kini beralih ke partai lain, Janet Musmih," ujar Daryatmo.

Keputusan itu dikeluarkan dalam rapat DPP PDIP yang dipimpin Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di Sekretariat DPP, Kamis siang.

Janet, imbuh Daryatmo, akan menjabat sebagai anggota DPR RI hingga masa jabatan anggota DPR RI hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2004 berakhir pada tahun ini.

"Janet Musmih merupakan calon anggota DPR RI pada Pemilu Legislatif 2004 lalu yang nomor urutnya tepat berada di bawah Permadi," ujar dia.

Selain memutuskan pengganti Janet, rapat DPP PDIP juga mengagendakan rencana Mega untuk bersilaturahmi keliling Kalimantan pada akhir Februari 2009 ini. Empat provinsi di Borneo itu akan disambangi Mega.

Tak lupa DPP juga menginstruksikan koordinasi seluruh pengurusnya di seluruh Indonesia dan calon anggota legislatifnya untuk menghadapi Pemilu 2009.
» 3 Comments
1Comment
at Friday, 27 February 2009 22:59by purbo
Gambaran polikus indonesia, bahwa partai dan berpolitik adalah alat untuk mencapai kedudukan/jabatan. Jadi jangan percaya dan mengharapkan bahwa mereka akan memperjuangkan hak-hak dan kepentingan konstituennya. Percayalah bahwa kita "rakyat" hanya sekedar alat pemuas kerakusan para politikus.
2Comment
at Thursday, 05 March 2009 13:45by shary
Kita harap pemilu sekarang,meamng benar2 berniat untuk membaawa Indonesia lebih maju... 
Bukan lebih menghancurkan negara kita sendiri.
3Comment
at Tuesday, 10 March 2009 10:17by yaya
Pemilu sepertinya hanya sarana yang dipakai oleh sekolompok orang yang ingin mencari kedudukan/kekuasaan dan kekayaan yang penyelenggaraanya dibiayai oleh uang rakyat tetapi hasilnya sama sekali tidak ada kaitannya dengan perbaikan nasib rakyat banyak, kecuali bagi mereka yang bisa menjadi anggota legislatif dan yang berkuasa di pemerintahan
» Post Comment
Email (will not be published)
Name
Title
Comment
 remaining characters
Captcha Image Regenerate code when it's unreadable