Home arrow Pemilihan Umum arrow Golkar Solo: Elit Golkar Permainkan Kalla
Apr 14 2009
Golkar Solo: Elit Golkar Permainkan Kalla Cetak E-mail
Ditulis Oleh detikcom   
Selasa, 14 April 2009
Selasa, 14 April 2009
Dibaca oleh : 1132 Orang

ImageSolo - Ketua DPD Partai Golkar Kota Surakarta, Kusraharjo, menilai sejumlah elit partainya melakukan langkah pragmatis oportunis yang merugikan partai dan mempermaikan kehormatan Jusuf Kalla selaku ketua umum. Kusraharjo mengkhawatirkan Rapimnassus 23 April nanti digelar dengan mengabaikan aspirasi bawah.
"Kami akan terus mendesakkan agar Rapimnassus mendatang DPD Tingkat II juga diundang sehingga Rapimnassus itu benar-benar berjalan demokratis, mampu menyerap aspirasi konstiuen di bawah dan tidak sekadar menjadi alat legitimasi manuver sedikit elit partai yang pragmatis," ujar Kusraharjo, Selasa (14/4/2009).

Kus berharap melalui Rapimnassus mendatang Partai Golkar mempertahankan keputusan mengajukan capres dari partainya sendiri. Apalagi keputusan itu telah direalisasikan dengan penjaringan nama yang dilakukan di tingkat DPD. Masing-masing DPD diwajibkan mengirimkan tujuh nama sesuai rankingnya.

Karena perolehan suara Golkar yang mengalami kemerosotan maka Golkar diharapkan mampu membangun koalisi dengan partai-partai lain untuk memperjuangkan pencapresan tersebut. Dia yakin jika dibangun komunikasi yang baik dan diimbangi percaya diri maka akan membuahkan hasil memuaskan.

"Tahun 2004 Partai Demokrat hanya bermodalkan 7 persen suara nasional untuk mendorong Pak SBY maju sebagai capres. Terbukti mereka berhasil karena seluruh elemen di dalam percaya diri dan mampu menjalin komunikasi yang baik. Mengapa saat ini partai besar seperti Golkar tidak percaya diri untuk itu," ujarnya.

Kusraharjo justru menduga keputusan Golkar mengajukan capres sendiri beberapa waktu lalu hanya permainan sekelompok orang dan ketika perolehan suara menurun kini mereka kembali mempengaruhi Kalla kembali berpasangan dengan SBY.

"Itu ulah segelintir elit partai yang pragmatis dan oportunis. Mereka mempertaruhkan nama besar partai dan mempermainkan ketua umum demi kepentingan mereka sendiri mencari jabatan. Karena itu kami akan tetap berupaya mendesakkan Golkar mengajukan capres sendiri sesuai yang telah disampaikan," ujarnya.

Kusraharjo megakui dalam penjaringan capres, DPD Partai Golkar menempatkan Akbar Tandjung pada ranking satu. Namun demikian bukan berarti Golkar Solo akan mendukung Akbar untuk posisi wapres berdampingan dengan SBY. "Kami tetap akan mendesak untuk mengajukan capres sendiri," tegasnya.
» 5 Comments
1Comment
at Thursday, 16 April 2009 11:52by oni
akbar vs Sby pas banget bro.
2"Mr"
at Saturday, 18 April 2009 01:57by M.Nasir
Udah mas...nyantai aja...Ngapain ngotot, belum Pemilu aja SBY Demokrat udah menang. Masyarakat tahu kok siapa sebenarnya yang lebih pantas jadi presiden SBY atau JK. Tapi harap maklum kebanyakan orang Indonesia masih bodo2..Milih presiden dari bentuk tubuh bukan dari otaknya. Berbuat untuk bangsa kan tidak harus jadi presiden. Kita berfikir JK sudah cukup menampilkan kader terbaik Golkar walau cuma wapres.
3"sby is cool"
at Saturday, 18 April 2009 08:53by ruchyana
sby hrs jd pres lg! 
iy kn guys..
4"coment to M.NASIR"
at Tuesday, 21 April 2009 07:37by barnas
buat M.NASIR jgn sekali kali menclaim masyarakat indo BODOH2 ya mas.....itu termasuk anda berarti, dan tidah termasuk saya, soal SBY mo jadi CAPRES lagi, itu sangat relevan, karena dia saat ini masih yang terbaaik dibanding pigur2 yang lain, jangan jadi orang bodoh ya.....saya tau anda berpotensi
5"dukung JK"
at Sunday, 26 April 2009 03:22by ardan
gw sendiri bisa suka ma bapak JK waktu dengerin dy ceramah di depan TV.gw beranggapan bahwa yang memimpin bangsa indonesia adlahorang yangpintar bukan orang yang latar belakang dari ABRI.saya akan dukung sepenuhnya pak JK mw jadi capres, misalkan dijadikan cawapres jangancapresnya dari partai merah. kan da banyak capres yang lain tpi bapak udahberpengalaman ngapainharus jadi wapres naik dunk jadi capres. 
 
 
 
 
 
 
 
 
saya dukung sepenuh hati untuk pak JK...
» Post Comment
Email (will not be published)
Name
Title
Comment
 remaining characters
Captcha Image Regenerate code when it's unreadable