Home arrow Pemilihan Presiden arrow Dukung JK-Wiranto, Kiai Khos NU Jatim Akan Turun ke Desa-desa
Jul 02 2009
Dukung JK-Wiranto, Kiai Khos NU Jatim Akan Turun ke Desa-desa Cetak E-mail
Ditulis Oleh detikcom   
Kamis, 02 Juli 2009
Kamis, 02 Juli 2009
Dibaca oleh : 552 Orang

ImageJombang - 20 Kiai khos se-Jawa Timur (Jatim) mengeluarkan imbauan agar warga Nahdliyin memilih pasangan capres cawapres JK-Wiranto. Mereka pun siap turun ke desa-desa untuk menyosialisasikan keputusan forum para kiai se-Jatim tersebut.

"Beliau-beliau ini kan panutan di masyarakat. Jadi mereka pasti akan sampai ke desa-desa," tutur KH Mutawakkil Alallah, Pengasuh Ponpes Zainul Azhar, Genggong, Probolinggo, Jatim, ketika ditemui wartawan di Ponpes Tebuireng, Jombang, Rabu (1/7/2009). Mutawakkil adalah salah satu kiai khos yang ikut menandatangani surat imbauan.


Mutawakkil mengatakan bahwa keputusan ini diambil melalui forum silaturahmi para kiai, tanpa membawa nama lembaga. "Keputusan ini tidak membawa nama institusi NU. Tapi ini adalah kesepatakan forum silaturahmi para kiainya kiai. Dan akan menjadi panutan baik di dalam negeri maupun di luar negeri," tutur Mutawakkil.


Lebih lanjut, lelaki yang juga menjabat sebagai ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Jatim ini juga mengatakan bahwa pilihan terhadap pasangan JK Wiranto adalah karena kesamaan akidah. "Yang menyatukan kiai adalah akidah. Pak Jusuf Kalla adalah warga NU. Dan kami yakin, komiunitas ini (warga NU) akan menjadi rahmatan lil alamin," kata Mutawakkil.


Mutawakkil juga memuji JK sebagai sosok yang cerdas dan mampu memimpin dengan tegas dan menegakkan kembali martabat bangsa. "Beliau adalah pribadi yang cerdas," pujinya.


Para kiai khos yang ikut bertanda tangan dalam himbauan ini antara lain ulama Jember KH Muchid Muzadi, ulama Kediri KH Zainudin Jazuli, salah satu kiai langitan dari Tuban KH Abdullah Faqih, ulama dari Ponpes Lirboyo Kediri KH Anwar Mansyur, dan ulama dari Kediri Nurul Hilda Jazuli.

» 8 Comments
1"setuju"
at Monday, 06 July 2009 09:02by isa
Kyai kalau mau terjun politik praktis harus mempertimbangkan kemaslahatan umat ke depan, jangan jadi pendorong mobil mogok.... trus kira-kira NU dapet apa? semuanya harus jelas untuk kepentingan umat.... insya Allah mesin akan bekerja dengan sendirinya...
2"Kblinger"
at Tuesday, 07 July 2009 08:58by satya
Kyai kok ikut mengarahkan umat spt itu... kalau salah pilih presiden apa mau " tanggung jawab" di hari akhir nanti.... harusnya ulama itu tdk megarahkan memilih salah satu calon dan yang benar ulama mengarahkan umat utk melaksanakan sholat isthikaroh sebelum memilih.. . 
tanda tanya tuh ulama ? Kyai "Keblinger" apalagi sudah menyebut salah satu calon bisa buat NU rahmatan lil alamin... Mendahului kehendak Tuhan ....... apa namanya itu...
3"roby"
at Wednesday, 08 July 2009 02:47by mahindren
ulama secara umum sudah bisa melihat apa yang lebih baik dari kita kita yang awam, anda satya nampak sekali goblok dan tololnya sebaiknya anda tidak usah berkomentar karena negeri ini tidak butuh orang orang setolol anda
4"SE"
at Wednesday, 08 July 2009 02:49by Bunyamin SZ
Semua calon presiden yang tampil adalah putra terbaik bangsa Indonesia. Jadi tidak ada salahnya warga nahdliyin mengambil ijtihad para ulama dalam menentukan mana Capres terbaik. Semoga Allah meridhai usaha JK-Win
5Comment
at Wednesday, 08 July 2009 02:54by dy
setuju. lagian bukannya Yang Rahmatan lil ,aalamiin itu kan ISLAM bukan NU, Muhammadiyah, Persis atau pun yang lainnya, mereka hanyalah sebuah Organisasi
6Comment
at Wednesday, 08 July 2009 02:55by santo
pak kyai mbok yo ngak usah menimbulkan persoalan baru ttg politik praktis, doain aja negara ini aman tentram pilpresnya milih serahkan aja ke person masing2, siapa yang memilih dialah yang bertanggung jawab kpd Allah SWT
7Comment
at Wednesday, 08 July 2009 12:06by ahmad
Para Kiyai berani pilih Jk-Win karena mereka sudah kontrak politik untuk mendukung ISLAM sebagai agama yang Rahmatan Lil-'Alamin, hal tersebut tidak dilakukan oleh capres lainnya (PeDe). Artinya para kiyai sudah bebas dari pertanggung jawaban, andaipun jika Jk-Win ingkar janji merekalah yang akan diminta pertanggungjawaban.
8Comment
at Friday, 10 July 2009 09:28by san
pemilu kok di arahkan biarkan memilih sesuai hati nurani rakyat masing2,,,,,emang luk nantinya sengsara kyai mau ikut tanggung jawab.....kyai kok bisa disetir gitu...emang dapat apa???dari pejabat.......
» Post Comment
Email (will not be published)
Name
Title
Comment
 remaining characters
Captcha Image Regenerate code when it's unreadable