Home arrow Berita Politik arrow Din Tak Bermaksud Usulkan Poros Tengah Jilid II
Dec 15 2008
Din Tak Bermaksud Usulkan Poros Tengah Jilid II Cetak E-mail
Ditulis Oleh okezone   
Senin, 15 Desember 2008
Senin, 15 Desember 2008
Dibaca oleh : 343 Orang

ImageJAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyatakan gagasan koalisi antar partai Islam yang diusulkannya bukan untuk Poros Tengah Jilid II. Dia hanya mengusulkan adanya koalisi strategis antar partai Islam.
 
"Telah terjadi distorsi makna gagasan yang sebenarnya, yang saya maksudkan adalah perlunya koalisi strategis bukan Poros Tengah," kata Din di Jakarta, Minggu (14/12/2008).

Din menjelaskan koalisi yang diusulkannya bukan semata koalisi pragmatis untuk Pilpres. Namun juga menjadi ajang partai-partai Islam dan berbasis massa Islam dalam menghadapi persoalan-persoalan strategis kebangsaan.

Apalagi selama ini parpol Islam cenderung jalan sendiri-sendiri. "Karena terkesan selama ini mereka berbeda satu sama lain padahal sama-sama mengaitkan diri dengan Islam. Sebagai akibatnya umat di lapis bawah bingung dan terpecah," ungkapnya.

Keterpecahan umat tentu tidak positif bagi citra politik Islam dan konsolidasi demokrasi

Indonesia. Maka gagasan koalisi strategis menjadi solusi berjangka panjang sebagai pola hubungan antara partai-partai Islam dan berbasis massa Islam tanpa harus melebur eksistensi mereka.

"Koalisi strategis ini merupakan realisasi ukhuwah Islamiyah dan silaturrahmi dalam kehidupan politik. Itu adalah ajaran Islam dan mereka yang mendasarkan diri kepada Islam perlu mengamalkannya," jelasnya.

Selain itu, lanjut Din, koalisi strategis ini juga untuk memudahkan komunikasi antar parpol Islam bahkan komunikasi dengan lingkaran-lingkaran politik lain. Dalam rangka membangun simpul lingkaran kebangsaan yang diperlukan Indonesia yang majemuk.

"Kalau Poros Umat berhubungan dengan orang perorang, tapi Koalisi Strategis berhubungan dengan bentuk komunikasi antar partai," tuturnya.
» 2 Comments
1Comment
at Tuesday, 17 February 2009 10:50by Dhany
Anda telah masuk bursa Capres-Cawapres, biasa akan banyak diplintir orang, dan media kita itu belum dewasa, masih suka sensasi
2"tanggapan"
at Saturday, 11 April 2009 16:48by banu adi seputra
bapak yang terhormat 
kalau mungkin diadakanya poros tengah jilid ke-2, hal itu tak lagi berpengaruh besar untuk \\\"pengendali\\\" jalannya pemerintahan. bagi saya pribadi, setiap elemen poros tengah tersebut tak lagi mementingkan fungsinya, tapi akan mementingkan \\\"ego\\\" partainya. dan akhirnya pemerintahlah yang jadi korban. 
menurut saya indonesia tak bisa dipimpin oleh seorang \\\"KYAI\\\", tapi seseorang yang nasionalis. 
biarkan se
» Post Comment
Email (will not be published)
Name
Title
Comment
 remaining characters
Captcha Image Regenerate code when it's unreadable