Home arrow Pemilihan Legislatif arrow Anggota Fraksi PDS Lompat Pagar ke PDIP
Sep 04 2008
Anggota Fraksi PDS Lompat Pagar ke PDIP Cetak E-mail
Ditulis Oleh Okezone   
Kamis, 04 September 2008
Kamis, 04 September 2008
Dibaca oleh : 237 Orang

JAKARTA - Jeffrey Massie, anggota Fraksi Partai Damai Sejahtera (FPDS) DPR lompat pagar pada Pemilu 2009. Dia dikabarkan mendaftar sebagai calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
 
Padahal, Wakil Ketua Umum DPP PDS Denny Tewu sudah mengimbau seluruh kader tidak menjadi politisi kutu loncat. Denny berpendapat, kader kutu loncat tidak akan bertahan lama di dunia politik karena lebih mengedepankan kepentingan pragmatis daripada memperjuangkan ideologi partai.

Meski demikian, Denny tidak akan menghalang-halangi sikap politik Jeffrey, sebab hal itu merupakan keputusan pribadi. Pihaknya sudah memproses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR asal daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Utara ini.

"Usulan DPW ke DPP untuk PAW yang bersangkutan sudah selesai diproses. Sekarang sudah diajukan ke pimpinan DPR. Penggantinya adalah Adrian Tapada," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/9/2008).

Dalam kesempatan itu, Koordinator Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PDS ini menyatakan tidak khawatir kekurangan kader. Sebab, proses regenerasi internal berjalan cukup baik. Bahkan, untuk pemilu mendatang dari 350 caleg yang diajukan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 95% merupakan wajah baru.

Banyaknya muka baru tersebut karena PDS punya komitmen memerhatikan aspirasi masyarakat. Selain itu, tampilnya caleg muka baru tersebut untuk memaksimalkan kerja mesin politik partai. Menurut dia, untuk merebut simpati rakyat setiap caleg PDS wajib menjalankan tiga misi utama partai, yakni civil society, menyisir nilai culture of trust dan membangun bangsa menuju kemakmuran. "Kader PDS harus profesional," ucapnya.
» No Comments
There are no comments up to now.
» Post Comment
Email (will not be published)
Name
Title
Comment
 remaining characters
Captcha Image Regenerate code when it's unreadable